Minggu, 06 Mei 2018

LAPORAN PRAKTIKUM 2 WORKSHOP PLC & PNEUMATIK


LAPORAN PRAKTIKUM 2
WORKSHOP PLC & PNEUMATIK
Pemograman dan Wiring PLC







Oleh:
Muhammad Zaki Nasrulloh
150534601331





FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Febuari 2017


1.      Deskripsi Tugas
Membuat ladder program CX-Programmer dan wiring pada trainer PLC masing-masing, terdapat 3 saklar menyalakan 3 lampu secara bergantian.
Saklar 1 menyalakan lampu 1
Saklar 2 menyalakan lampu 2
Saklar 3 menyalakan lampu 3
Yang ketentuannya adalah sebagai berikut :
Kalau lampu 1 nyala maka lampu 2 dan lampu 3 mati
lampu 2 nyala maka lampu 1 dan lampu 3 mati
lampu 3 nyala maka lampu 1 dan lampu 2 mati

2.      I/O yang Digunakan
1.      Saklar 1 untuk menyalakan lampu 1 pada alamat input 1 (00.00)
2.      Saklar 2 untuk menyalakan lampu 2 pada alamat input 2 (00.01)
3.      Saklar 3 untuk menyalakan lampu 3 pada alamat input 3 (00.02)
3.    PLC yang Digunakan
PLC CP1L
4.      LADDER
Gambar (1) range 0 kondisi ON, range 1 dan 2 dalam kondisi OFF

Ø  range 0 terdapat saklar alamat input (0.00), kontak NC alamat (10.01), kontak NC alamat (10.01) dan alamat output (10.00) prinsip kerjanya ketika saklar 1 dalam kondisi On (berlogika 1) maka lampu 1 hidup,didalam range 0 terdapat kontak NC dengan alamat output (10.01) lampu 2 dan alamat output (10.02) lampu 3, yang mana kontak NC tersebut berfungsi untuk memutus aliran sumber tegangan bila output lampu yang terhubung dengan alamat NC tersebut dalam keadaan ON dapat terlihat pada gambar diatas.

Gambar (2) range 1 kondisi ON, range 0 dan 2 dalam kondisi OFF

Ø  range 1 terdapat saklar alamat input (0.01), kontak NC alamat (10.00), kontak NC alamat (10.02) dan lampu dengan alamat (10.01). prinsip kerjanya adalah ketika saklar 2 dalam kondisi ON (berlogika 1) maka Lampu 2 akan menyala (ON). Sama seperti penjelasan sebelumnya karena didalam range 1 terdapat kontak NC dengan alamat (10.00) dan kontak NC  dengan alamat (10.02) yang mana kontak NC tersebut berfungsi sebagai pemutus tegangan untuk menghidupkan lampu yang terdapat di range 1
Gambar (3). Range 2 kondisi ON, range 1 dan 0 kondisi OFF

Ø  range 2 terdapat saklar dengan alamat (0.02), kontak NC alamat (10.00), kontak NC alamat (10.01), dan lampu dengan alamat (10.02). prinsip kerjanya ketika sakalar 3 dalam kondisi ON (berlogika 1) maka lampu 3 ON. Sama seperti penjelasan sebelumnya karena didalam range 1 terdapat kontak NC dengan alamat (10.00) dan kontak NC  dengan alamat (10.02) yang mana kontak NC tersebut berfungsi sebagai pemutus tegangan untuk menghidupkan lampu yang terdapat di range 2 pada saat rang1 atau range 2 diinginkan dalam kondisi ON



5.      WIRING











6.      KESIMPULAN
Dari percobaan membuat ladder menyalakan 3 lampu secara bergantian didapat bahwa:
1.      Ketika lampu 1 akan menyala, start1 ditekan dan lampu 2 dan 3 tidak menyala dengan cara memberi kontak NC pada ladder 2 dan ladder 3 dengan memberikan alamat output 1 lampu 1
2.      Ketika lampu 2 akan menyala, start2 ditekan dan lampu 1 dan 3 tidak menyala dengan cara memberi kontak NC pada ladder 1 dan ladder 3 dengan memberikan alamat output 2 lampu 2
3.      Ketika lampu 3 akan menyala, start3 ditekan dan lampu 1 dan 2 tidak menyala dengan cara memberi kontak NC pada ladder 1 dan ladder 2 dengan memberikan alamat output 3 lampu 3

Pemograman dan wiring PLC


LAPORAN PRAKTIKUM WORKSHOP PLC & PNEUMATIK
Pemograman dan wiring PLC




TUGAS
Untuk Memenuhi Tugas Workshop PLC & Pneumatik
Dibina oleh Bapak Prof. Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAENG, MIEEE, Ph.D.





Description: Description: Um 6




                                                                                                                            




Oleh:
Muhammad Zaki Nasrulloh
150534601331





UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ELEKTRO
Februari 2017
A.       Cara Membuat Program di CX-Programmer dan Mensimulasikannya
1.      Buka CX-Programmer
2.      New File (Ctrl+N) untuk membuat file baru
3.      Membuat diagram ladder dengan perintah rangkaian yang telah digambarkan terlebih dahulu yaitu “Menghidupkan/mematikan 1 lampu dengan 1 tombol start (NO) dan 1 tombol stop (NC), maka dibuat seperti berikut:
Ø  Jumlah Input :   1. Tombol Start (NO) dengan alamat 0.00
  2. Tombol Stop (NC) dengan alamat 0.01
Ø  Kontak OR sebagai pengunci tombol Start dengan alamat 10.00 
Ø  Jumlah Output : 1. Lampu dengan alamat 10.00
4.      Membuat diagram ladder dengan perintah rangkaian yang telah digambarkan terlebih dahulu yaitu “Menghidupkan/mematikan 2 lampu dengan 2 tombol start (NO) dan 2 tombol stop (NC), maka dibuat seperti berikut:
Ø  Jumlah Input :   1. Tombol Start 1 (NO) dengan alamat 0.00
   2. Tombol Stop 1 (NC) dengan alamat 0.01
   3. Tombol Start 2 (NO) dengan alamat 0.02
   4. Tombol Stop 2 (NC) dengan alamat 0.03
Ø  Kontak OR sebagai pengunci tombol Start 1 dengan alamat 10.00
Ø  Kontak OR sebagai pengunci tombol Start 2 dengan alamat 10.01 
Ø  Jumlah Output : 1. Lampu 1 dengan alamat 10.00
 2. Lampu 2 dengan alamat 10.01
5.      Cara mensimulasikan tanpa PLC simulator:
Ø  Pastikan tipe PLC yang dipilih adalah CP1L agar dapat simulasi tanpa PLC
Ø  Buat diagram ladder (gambar rangkaian)
Ø  Klik Ctrl+Shift+W untuk mentransfer data ke program
Ø  Untuk menghidupkan output pada ladder diagram dengan cara, arahkan kursor dan klik pada tombol kemudian tekan Ctrl + J
Ø  Untuk mematikan output pada ladder diagram dengan cara, arahkan kursor dan klik pada tombol kemudian tekan Ctrl + K
Ø  Klik Ctrl+Shift+W untuk mengembalikan seperti semula agar dapat diedit kembali jika ada kesalahan

B.       Cara Mentransfer Program ke PLC
1.      Pilih opsi PLC à Work Online (Ctrl+W) à Transfer à to PLC à Operating Mode à Run
Gambar (a). Mentransfer program dari cx.programer ke PLC
Gambar (b). Mentransfer program dari cx.programer ke PLC
Gambar (c). Mentransfer program dari cx.programer ke PLC



C.       Wiring PLC
a.        Gambar Ladder
Gambar (d). Ladder 1
Gambar (e). Ladder 2

D.      Gambar Wiring
Gambar (f) wiring 1
Gambar (g) wiring 2

E.       Kesimpulan
Dari praktikum workshop PLC pertama dapat diambil beberapa kesimpula,antara lain :
1.      PLC adalah controller yang dapat dikendalikan memalui program logic.
2.      Pada praktikum workshop PLC menggunakan software CX-programmer sebagai aplikasi pemrogram PLC.
3.      Praktik PLC memiliki dua mode, mode running yaitu mode yang digunakan untuk mengontrol PLC melalui saklar eksternal sedangkan mode monitor.
4.      Praktikum menggunakan PLC CPM1-A sebagai PLC mode running, sedangkan untuk mode monitor menggunakan CP1-L.
5.      CPM1-A memiliki enam input dan empat output.